Bacaan Surat Al-Infitar latin saja tanpa teks Arab memudahkan pembaca untuk belajar membaca surat dalam juzamma agar lancar. Mari belajar tadarus dari ayat pertama hingga ayat ke-19.
Di halaman ini, teks latin Surat Al-Infitar disajikan lengkap menggunakan ejaan resmi Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia yang baku dan diakui secara nasional.
Format ini membantu Anda melafalkan bunyi huruf hijaiyah secara tepat, terutama bagi pembelajar pemula yang sedang memperlancar kemampuan membaca Al-Qur’an.
Teks Surat Al-Infitar Latin Saja Ayat 1 Sampai 19

Sebelum memulai tilawah, kita dianjurkan melafalkan bacaan ta’awwudz dan basmalah sebagai pembuka:
A’ūżu billāhi minasy-syaiṭānir-rajīm.
Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm.
Berikut teks bacaan Surat Al-Infitar ayat 1 sampai 19 dalam ejaan Latin resmi Kemenag RI:
- [1] Iżas-samā’unfaṭarat.
- [2] Wa iżal-kawākibuntaṡarat.
- [3] Wa iżal-biḥāru fujjirat.
- [4] Wa iżal-qubūru bu‘ṡirat.
- [5] ‘Alimat nafsum mā qaddamat wa akhkharat.
- [6] Yā ayyuhal-insānu mā garraka birabbikal-karīm(i).
- [7] Allażī khalaqaka fa sawwāka fa ‘adalak(a).
- [8] Fī ayyi ṣūratim mā syā’a rakkabak(a).
- [9] Kallā bal tukażżibūna bid-dīn(i).
- [10] Wa inna ‘alaikum laḥāfiẓīn(a).
- [11] Kirāman kātibīn(a).
- [12] Ya‘lamūna mā taf‘alūn(a).
- [13] Innal-abrāra lafī na‘īm(in).
- [14] Wa innal-fujjāra lafī jaḥīm(in).
- [15] Yaṣlaunahā yaumad-dīn(i).
- [16] Wa mā hum ‘anhā bigā’ibīn(a).
- [17] Wa mā adrāka mā yaumud-dīn(i).
- [18] Ṡumma mā adrāka mā yaumud-dīn(i).
- [19] Yauma lā tamliku nafsul linafsin syai’ā(n), wal-amru yauma’iżil lillāh(i).
Pelafalan Huruf Hijaiyah Berdasarkan Ejaan Latin
Dalam ejaan resmi Kemenag RI, terdapat tanda khusus untuk melambangkan huruf-huruf hijaiyah yang tidak memiliki padanan langsung dalam abjad bahasa Indonesia.
Memahami tanda baca Al-Qur’an dan tanda bunyi ini sangat penting agar lantunan ayat tetap fasih dan tidak mengubah arti:
| Tanda Latin | Huruf Hijaiyah | Contoh dalam Surah | Petunjuk Pelafalan Bunyi |
|---|---|---|---|
| ṭ (t dengan titik bawah) | Tho (ط) | infaṭarat (ayat 1) | Huruf tebal, ujung lidah menempel pada pangkal gigi seri atas dengan suara memantul tebal. |
| ṡ (s dengan titik atas) | Tsa (ث) | intaṡarat (ayat 2), bu‘ṡirat (ayat 4) | Ujung lidah ditempelkan pada tepi gigi seri atas, mengeluarkan desis lembut tanpa meletup. |
| ż (z dengan titik atas) | Dzal (ذ) | iżas (ayat 1), tukażżibūna (ayat 9) | Ujung lidah diletakkan pada tepi dua gigi seri atas dengan suara bergetar lembut. |
| ‘ (koma terbalik atas) | ‘Ain (ع) | ‘alimat (ayat 5), ya‘lamūna (ayat 12) | Keluar murni dari bagian tengah tenggorokan dengan penekanan suara yang jelas. |
| ẓ (z dengan titik bawah) | Zha (ظ) | laḥāfiẓīn (ayat 10) | Huruf tebal, ujung lidah menempel pada ujung gigi seri atas dan rongga mulut dipenuhi gema suara tebal. |
| Garis di atas vokal (ā, ī, ū) | Mad Thabi’i | samā’, dīn, na‘īm | Dibaca panjang dua harakat (dua ketukan ayunan nafas yang stabil). |
Skema Rima dan Irama untuk Mempermudah Hafalan
Salah satu keistimewaan Surat Al-Infitar terletak pada susunan rima akhirnya yang berubah secara teratur mengikuti perpindahan pesan ayat. Memperhatikan skema rima ini sangat membantu memperkuat daya ingat:
- Rima Nada Guncangan (Ayat 1–4): Berakhiran bunyi ta sukun (-rat): infaṭarat, intaṡarat, fujjirat, bu‘ṡirat. Irama cepat ini melukiskan kepanikan saat alam semesta mulai terurai.
- Rima Dialog Personal (Ayat 6–8): Berakhiran bunyi kaf (-ak): fa ‘adalak, rakkabak. Perubahan rima ini menandai teguran langsung dari Allah kepada manusia.
- Rima Hari Pembalasan (Ayat 9–19): Berakhiran bunyi mad dengan nun atau mim sukun (-īn, -īm, -ūn): bid-dīn, laḥāfiẓīn, kātibīn, taf‘alūn, na‘īm, jaḥīm, bigā’ibīn, yaumud-dīn. Alunan panjang ini menciptakan suasana khusyuk dan hening saat merenungkan keadilan pengadilan akhirat.
Ingin Mempelajari Qs Al-Infithar besert Tafsir dan Asbabun Nuzul?
Bagi pembaca yang ingin menelaah Al-Infithar beserta arti kata per kata, latar belakang turunnya surah, serta ulasan tuntas mengenai teguran penciptaan dan catatan malaikat Kiraman Katibin, silakan baca kajian lengkap kami di Surat Al-Infitar beserta Kandungan Makna, Asbabun Nuzul, dan Intisari Ayat 1–19.