Analisis Kata Al-Āfāti dalam Bacaan Sholawat Munjiyat
Ketika saya diberi pertanyaan, “Mengapa kata وَالْآفَاتِ (wal-āfāti) pada bacaan Sholawat Munjiyat dibaca panjang pada bagian ā? Mengapa tidak dibaca wal-afāti saja?”, sekilas saya menduga bahwa persoalan ini hanya berkaitan dengan tajwid. Saya pun menjawab bahwa alif pada kata الْآفَاتِ dibaca panjang dua harakat karena hukum Mad Badal, sedangkan alif setelah huruf ف dibaca panjang … Read more